• 30

    Oct

    Remaja Bekasi Gelar Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Ala Pencak Silat

      pacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 89 tahun 2017 di Lapangan Kantor Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi kali ini ada yang berbeda. Pasukan pengibar bendera kali ini menggunakan pakaian ala pesilat lengkap. Sedangkan para peserta upacara selain menggunakan seragam perguruan silat masing-masing tampak pula dari berbagai komunitas, organisasi masyarakat hingga klub motor. Beragam satuan komunitas dengan khidmat mengikuti prosesi upacara. Sesuai tema peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut, keragaman yang ditunjukkan dalam upacara adalah bentuk nyata dari tema “Pemuda Indonesia Berani Bersatu”. Dian Herdiana, Camat Rawa Lumbu, Kota Bekasi yang menjadi pembina upacara, pada kesempatan itu menyampaikan agar kegiatan kreativitas seperti ini dilaksanakan setiap tahun. &
  • 1

    Aug

    Gandeng Transfarma Medica, PMGI Gelar Sharing Myasthenia Gravis

    Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia (PMGI) bekerjasama dengan PT Transfarma Medica Indah dan Cahaya Foundation menyelenggarakan Gathering dan Silaturahmi perdana yang diadakan di ruang Srikandi R.M Margajaya, Jalan Kemakmuran, Kota Bekasi, Minggu (30/7/2017). Kegiatan yang dihadiri sekitar 31 orang dari 60 anggota yang terdaftar se-Jabotabek itu bertemakan “Hidup Berkualitas Dengan Myasthenia Gravis”. Meski seluruh anggota tidak sepenuhnya hadir lantaran faktor kebugaran dan kesehatan, namun kegiatan tersebut tetap berjalan dengan lancar. Kegiatan Gathering dan Silaturrahim ini merupakan kegiatan sharing antar sesama anggota. Dimana, dalam kegiatan kali ini dihadiri perwakilan dari RSUD dr. Chasbullah Abdul Madjid, perwakilan dari RS Hermina Bekasi Barat, dan perwakilan dari
  • 7

    Jun

    Ngabuburit Menandai Jalan Rusak Demi Kewaspadaan Pengguna Jalan

    Minggu (28/05) sore adalah aksi ngabuburit pertama di bulan Ramadhan 1438 H atau tahun 2017 ini. Beberapa hari sebelum puasa pertama terjadi kecelakaan beruntun pengendara sepeda motor di Jalan Raya Babelan Bekasi yang melibatkan 3 sepedah motor dan menurut berita akhirnya menyebabkan 2 orang meninggal.  Sebenarnya kecelakaan-kecelakaan akibat jalan rusak sudah sering terjadi, akibat menghindari jalan yang rusak lalu lepas kendali. Baik kecelakaan tunggal ataupun yang melibatkan banyak orang tapi baru kali ini sampai ada  korban jiwa. Tanpa persiapan sebelumnya, hari sabtu tanggal 28 Mei beberapa teman di Rumah Pelangi Bekasi mengusulkan aksi solidaritas untuk para korban. Berbekal cat semprot maka ngabuburit kali ini teman-teman akan melakukan aksi menandai jalan yang
  • 28

    May

    Aksi Menandai Jalan Rusak Oleh Pegiat TBM Rumah Pelangi Bekasi

    Sejumlah pemuda dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pelangi Bekasi di Sukawangi dan beberapa komunitas melakukan aksi menandai jalan berlubang dengan cat semprot di sekitar jalan Babelan Raya Desa Kedung Pengawas dan Desa Muarabakti Kecamatan Babelan. Aksi yang dilakukan di beberapa ruas jalan raya Babelan ini menurut Muhaidin Dharma adalah aksi solidaritas bagi pengguna jalan yang sering mengalamai kecelakaan karena jalan berlubang dan rusak.“Beberapa hari lalu di Kebalen ada kecelakaan yang mengakibatkan 2 korban nyawa, itu bukan yang pertama, sudah sering terjadi sebelumnya kecelakaan lalu lintas yang utamanya disebabkan jalanan yang rusak di Babelan ini” jelas Muhaidin yang masih menyandang status mahasiswa ini. Dikabarkan beberapa media sebelumnya telah terjadi k
  • 4

    May

    Perguruan Silat Cinong Betawi Babelan Lestarikan Seni Budaya

    Berawal dari kegelisahan dan keinginan untuk melestarikan keterampilan kesenian dan kebudayaan yang ia pelajari dari gurunya, Jamaludin bersama dengan keluarga dan anak-anak mendiang gurunya kemudian mendirikan Perguruan Silat Cinong Betawi di Desa Babelan Kota Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi.   Nama Cinong Betawi menurut Jamaludin berasal dari aliran main pukul/silat Cimande Cinong yang dahulu dipelajari oleh mendiang gurunya almarhum Mang Mursanih di Gadungan Kampung Sungai Tawar Desa Pantai Makmur, saat ini masuk dalam wilayah Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Setelah Jamaludin berkonsultasi dengan para sesepuh dan saudara seperguruan gurunya, dipilihlah nama “Cinong Betawi” sebagai nama perguruan silat yang akan menjadi wadah pendidikan dan pelestarian seni b
-

Author

been paid to be good

Follow Me